Jeff Bezos gelontorkan Rp 28,2 triliun untuk berinvestasi teknologi iklim

[ad_1]

ILUSTRASI. Jeff Bezos, founder of Amazon and Blue Origin speaks during the JFK Space Summit, celebrating the 50th anniversary of the moon landing, at the John F. Kennedy Library in Boston, Massachusetts, U.S., June 19, 2019. REUTERS/Katherine Taylor

Sumber: CNBC | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – WASHINGTON. Perusahaan yang didirikan Jeff Bezos, Amazon mengumumkan pada hari Selasa (23/6) bahwa Amazon menggelontorkan dana modal ventura sebesar US$ 2 miliar atau setara Rp 28,2 triliun (Kurs Rp 14.100 per dolar AS) untuk mendukung perusahaan membangun teknologi berkelanjutan dan menghilangkan karbon.

CEO Amazon Jeff Bezos mengatakan, Climate Pledge Fund yang menjadi kepanjangan tangan Amazon ini akan berinvestasi di perusahaan-perusahaan di berbagai industri termasuk perusahaan transportasi dan logistik, pembangkit listrik manufaktur dan pangan serta pertanian.

Baca Juga: Jeff Bezos masih rajin berinvestasi meskipun sudah jadi orang terkaya dunia

Dana sebesar US$ 2 miliar itu baru komitmen awal dan jumlah dana ini berpeluang akan terus bertambah dari waktu ke waktu.

“Perusahaan dari seluruh dunia dari segala ukuran dan tahapan akan dipertimbangkan, mulai dari pra-produk hingga perusahaan yang sudah mapan,” kata CEO Jeff Bezos dalam sebuah pernyataan seperti dilansir CNBC.

Bezos menambahkan bahwa setiap investasi prospektif akan dinilai berdasarkan potensinya untuk mempercepat jalur menuju nol karbon dan membantu melindungi planet ini untuk generasi mendatang.

Dana tersebut adalah bagian dari “Ikrar Iklim” Amazon, yang pertama kali diluncurkan oleh Bezos September lalu. Sebagai bagian dari rencana, Amazon telah berkomitmen untuk menjadi netral karbon pada tahun 2040.

Baca Juga: Cara Warren Buffett dan Masayoshi mengelola kerugian besar karena kesalahan investasi

Amazon juga berjanji untuk memenuhi tujuan dari perjanjian iklim Paris pada tahun 2040, satu dekade di depan tujuan kesepakatan Paris. Presiden Donald Trump menarik AS dari perjanjian iklim Paris pada 2017.

Pada hari Selasa, Amazon juga mengumumkan akan beroperasi sepenuhnya pada energi bersih pada tahun 2025, yang lima tahun lebih awal dari target yang awalnya dinyatakan dalam Ikrar Iklim.



[ad_2]

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *